HUT RI ke-76, Forum Silaturahmi Keluarga Keraton Pamekasan Pasang Bendera di Tugu Bersejarah

  • Bagikan
Forum Silaturahmi Keluarga Keraton Pamekasan (FSK2P) saat memasang bendera merah putih di tugu bersejarah di Arek Lancor (Arlan) Pamekasan. Selasa, (17/08/2021).

PAMEKASAN. Forum Silaturahmi Keluarga Keraton Pamekasan (FSK2P) melakukan refleksi hari kemerdekaan republik Indonesia dengan cara memasang bendera merah putih ke tugu bersejarah di kabupaten Pamekasan.

RP M Thariq Sya’rani ketua Forum Silaturahmi Keluarga Keraton Pamekasan (FSK2P) mengatakan, dalam momentum HUT RI ke-76, ia bersama FSK2P melakukan kunjungan ke beberapa lokasi bersejarah di Pamekasan.

Pertama, ia berkunjung ke tugu bersejarah yang terletak di monumen Arek Lancor (Arlan) Pamekasan.

BACA JUGA :  Kejaksaan Pamekasan Launching Rumah Restorasi Justice di 13 Kecamatan

Ditempat itu, ia melakukan pemasangan bendera merah putih. Sebab, ia melihat tidak ada satupun bendera yang berkibar. “Pada tanggal 17 Agustus ini tidak satu bendera yang berkibar,” katanya. Selasa, (17/08/2021).

Thariq Sya’rani bisa disapa menyebut, pada tanggal 16 Agustus tahun 1140 tempat tersebut menjadi tempat para pejuang dalam melawan penjajahan Belanda.

Dalam catatan sejarah, pertempuran terjadi pada jam 4 pagi yang berlangsung selama 8 jam. “Ada banyak pahlawan yang gugur ditempat ini, Catatan sejarah ada 85 penjuang yang meninggal,” katanya saat mengenang sejarah.

BACA JUGA :  Tuntut BLT Segera Dicairkan, Ribuan Buruh Rokok Demo Bupati Pamekasan

Selain ke tugu pahlawan di Arek Lancor, rombongan juga melakuka doa dan tahlil bersama di makam Ronggo Sukowati yang terletak di daerah Kolpajung Pamekasan.

“Kami juga memantau perkembangan pembangunan musholla yang akan digunakan para orang yang datang ke makam,” pungkasnya.

Sementara itu, Agus Sujarwadi ketua Laskar Ronggosukowati Pamekasan menyebutkan, rombongan juga memantau langsung perkembangan pembangunan musholla yang berada di dekat makam Ronggosukowati tersebut.

BACA JUGA :  Guru di Pamekasan Berhasil Terbitkan 84 Buku

dikatakan mantan ketua Partai Gerindra itu, Saat ini proses pembangunan memasuki tahap terakhir dan sudah 80 persen. Nantinya musholla itu digunakan untuk para pengunjung atau orang yang berziarah ke Ronggosukowati.

“Alhamdulillah, sebelumnya tidak ada musholla. Semoga sebentar lagi selesai dan segera bisa digunakan,” tandasnya.

  • Bagikan