TPP kembali Dicairkan, Bukti Bupati Baddrut Tamam Takut ASN

  • Bagikan
Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dan presiden NGO Abdussalam Marhaen. (Foto. Dokumentasi Pamekasan Channel).

PAMEKASAN. Bupati Pamekasan Baddrut Tamam kembali akan mencairkan tambahan penghasilan pegawai (TPP) untuk aparatur sipil negara (ASN) untuk tahun 2022.

Sebelumya, pada tahun 2021, TPP para ASN Pamekasan sebesar Rp 63 Miliar dialihkan untuk peningkatan infrastruktur.

“Untuk tahun 2022 akan kita laksanakan TPP, dan alhamdulillah sudah berjalan,” kata Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat sambutan Apel Awal Tahun 2022 di lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (3/1/2022).

BACA JUGA :  Warga Tangkap Maling Sepeda Motor Di Desa Rek Kerrek Pamekasan

Penyataan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam akan mencairkan ulang TPP ASN disanggah presiden NGO Abdussalam Marhaen. Ia menilai, penyataan itu bagian dari ketakutan Bupati terhadap ASN.

“TPP itu memang hak ASN. Untuk tahun 2021 dirampas dan dialihkan ke infratruktur. Ini memang kewajibannya untuk memenuhi hak itu,” katanya. Kamis (6/01/2022).

BACA JUGA :  Digelar Secara Hybrid, Rektor IAIN Madura Buka ICONIS Tahun Kelima

Kebijakan Baddrut Tamam mengembalikan fungsinya TPP untuk ASN bukan kado atau suprise awal tahun untuk ASN yang ada di kabupaten Pamekasan. Sebab, itu memang haknya.

Diakuinya, secara politis Badrrut Tamam takut kehilangan suara ASN yang secara kalkulasi melebihi 20 persen dari daftar pemilih di Pamekasan.

BACA JUGA :  PSK di Pamekasan Buka Tarif Rp 250 Ribu untuk Sekali Crot

Kekuatan ASN atau birokrasi dalam politik praktis di kabupaten Pamekasan cukup tinggi. Terbukti, selama dua periode seorang ASN di Pamekasan mampu bertahan menjadi wakil bupati.

“Tahun 2021 dialihkan untuk memenuhi hasrat politik dan janjinya. Sementara untuk tahun ini tidak berani karena takut terhadap ASN,” tandasnya.

  • Bagikan