PAMEKASAN– Dua pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan gagal mendapatkan suntik vaksin covid-19. Penyebabnya, tensi tubuh tinggi dan kondisi kesehatannya tidak stabil.
Dua pejabat tersebut yakni Ketua DPRD Pamekasan Fathorrahman dan Sekretaris Daerah (Sekda) Pamekasan Totok Hartono.
Ketua DPRD Pamekasan Fathorrahman menyebut saat di-screening oleh tim medis, ia dinyatanan tidak bisa dilakukan vaksinasi lantaran mengalami gangguan kesehatan karena flu. Sehingga proses vaksinasi terhadap dirinya harus ditunda.






