PAMEKASAN. Puluhan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Madura melakukan aksi demontrasi ke kantor DPRD Pamekasan. Kamis, (28/10/2021).
Demo gabungan dari mahasiswa, pemuda dan BEM itu berkaitan dengan dua tahun kepemimpinan Jokowi-ma’ruf Amin yang dinilai gagal.
Ada beberapa poin tuntunan yang dibawa, mulai dari persoalan serapan dan harga garam, Migas dan penanganan Covid-19 yang ada di pulau Madura.
Mukhlas ketua Dewan energi mahasiswa Madura (DEMM) dalam orasinya mengatakan, kegelisahan masyarakat pulau Madura berkaitan dengan GARAM tidak ada ujungnya.
Padahal, Garam Madura merupakan mata pencarian ekonomi masyarakat sebagai penyambung hidup, tetapi pemerintah terkesan abai.
Dua tahun kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf Amin, Regulasi pemerintah belum juga bisa mendorong kepastian yang jelas. belum lagi soal harga yang dominannya juga tak tentu berpihak kepada petani garam.
Bahkan, Mahasiswa dan pemuda menilai, penyerapan garam lokal khususnya di wilayah Madura, hingga saat ini belum sesuai dengan harapan petani garam.
“Pemerintah mestinya hadir sebagai komponen yang bisa membantu masyarakat agar keadialan sosial bagi seluruh rakyat indonesia terjamin betul,” katanya.






