Bupati Pamekasan : Pak Wabup itu Orangnya Ikhlas dan Pejuang

  • Bagikan

PAMEKASAN. – Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengaku memiliki kesan luar biasa selama berjuang dan mengabdi kepada masyarakat bersama almarhum Wakil Bupati, H. Raja’e.

Menurutnya, almarhum mempunyai ikhtikad yang sama untuk mengabdikan diri kepada Pamekasan guna menjadikan kabupaten biasa menjadi kabupaten yang berdaya saing dengan kabupaten maju lainnya di Indonesia. Makanya, kepergian almarhum menjadikan dirinya merasa sangat kehilangan.

“Beliau itu luasa biasa, pak wabup itu ikhlas (orangnya, red). Berkomitmen untuk berjuang bersama-sama membawa kabupaten ini untuk terus berkemajuan dan bersaing dengan kabupaten maju di Indonesia,” katanya usai rapat paripurna pemberhentian Wabup H. Raja’e secara terhormat di gedung DPRD Pamekasan, Senin (15/2/2021).

BACA JUGA :  Pemkab Pamekasan Gelar Seleksi Terbuka untuk Sembilan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

Bupati muda ini menyampaikan, kepergian almarhum tidak hanya dirasakan oleh bupati, pejabat di lingkungan Pemkab, tetapi masyarakat Pamekasan sama-sama merasa kehilangan. Sebab, selama menjabat orang nomor dua di bumi Gerbang Salam memiliki dedikasi yang luar biasa.

BACA JUGA :  Gubernur Khofifah dan Bupati Baddrut Pamer Seratus Becak Di-branding MTQ ke-29 Tingkat Jatim

“Saya sungguh berduka sekali, pimpinan DPRD berduka, dan elemen masyarakat juga berduka atas wafatnya almarhum H. Raja’e. Kita doakan semoga amal almarhum diterima oleh Allah SWT dan segala khilafnya diampuni,” harapnya.

Tokoh muda Nahdlatul Ulama ini berharap, putra-putri almarhum yang saat ini masih kecil kelak bisa melanjutkan perjuangannya mengabdi untuk agama, bangsa dan negara dengan pendidikan yang mumpuni.

BACA JUGA :  Gantikan Almarhum Raja'e, Fattah Jasin Siap Jadi Wabup Pamekasan

Rapat paripurna pemberhentian Wabup Raja’e secara terhormat untuk memberikan kepastian hukum dan laporan kepada Kementerian Dalam Negeri melalui Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kemudian dalam rangka pengurusan hak pensiun.

“Ini menjadi landasan awal untuk mengurus pensiun kepada keluarga yang ditinggalkan,” pungkasnya.

  • Bagikan