PAMEKASAN. Sejumlah massa yang tergabung dalam Demokrasi Dan Aspirasi Rakyat Jawa Timur (Dear Jatim) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Dinas Pekerjaan Umum Binamarga Provinsi Jatim UPT Pamekasan, Madura Jawa Timur, Kamis (23/06/2022).
Aksi Dear Jatim membawa sejumlah tuntutan terkait dugaan kasus tindak pidana korupsi pada anggaran dana hibah yang digelontorkan kepada kelompok masyarakat diwilayah Madura.
Dear Jatim meminta pertanggung jawaban dari pihak DPU Binamarga Jatim UPT Pamekasan bagaimana menanggapi dan harus bertanggung jawab atas tuntutan yang di bawa demonstran.
Pantauan media, Massa aksi tersebut sempat menyatakan bentuk kekecewaan pada pihak UPT DPU Binamarga karena kepala UPT Pamekasan tidak bisa menemui dengan alasan perjalanan dinas.
Faisol Koorlap aksi, ketidak hadiran Kepala UPT tersebut dinilai sebuah bentuk setingan dan kesengajaan dari pihak kepala UPT agar bisa menghindar dari tuntutan demontrasi.
Meskipun Demonstran ditemui namun bukan kepala UPT, tetapi staf yang katanya diperintah oleh kepala UPT untuk menemui Demonstran, sehingga demonstran sangat kecewa dan geram, karena staf yang menemuinya tidak bisa menanggapi tuntutan yang disodorkan para pendemo.
Sehingga Koorlap Aksi bersiteguh untuk terus mengkawal kasus tersebut hingga mrnemukan titik terang, bahkan Dear jatim dalam waktu dekat akan melaporkan kasus tersebut kepada penegak hukum dengan membawa bukti-bukti pendukung yang telah dikantongi & Mengenai anggaran yang digelontorkan setiap tahunnya di wilayah madura sebesar 800 M hingga satu Triliun.
Sebagai bentuk kekecewaan demonstran sempat membakar ban didepan kantor UPT Binamarga Pamekasan.
Sebelumnya dear jatim mengedarkan selebaran pres rilis yang isinya sebagai berikut;






