Dukung Penuh Program Bupati Pamekasan, Disporapar Canangkan Tujuh Program Prioritas untuk Tahun 2022

  • Bagikan
Sumringah. Kusairi Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) kabupaten Pamekasan. kamis (10/02/2022). (Foto. Dokumentasi Pamekasan Channel).

PAMEKASAN. Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) kabupaten Pamekasan mencanangkan sebanyak tujuh program prioritas untuk tahun 2020.

Tujuh program tersebut sebagai dukungan penuh untuk program prioritas bupati Pamekasan Baddrut Tamam di bidang pembinaan pemuda, olahraga dan pariwisata.

“Ada 7 program unggulan yang sudah siap di jalankan untuk tahun 2022. Tujuh program tersebut berkaitan dengan anak muda di Pamekasan,” kata Kusairi Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) kabupaten Pamekasan. kamis (10/02/2022).

BACA JUGA :  Gerakkan 8 Armada, Pemkab Pamekasan Droping Air Bersih untuk 73 Desa dan 263 Dusun

Ia merincikan, dari tujuh program prioritas tersebut diantaranya, Orasi Kepemudaan, dialog kepemudaan, perbaikan dan peningkatan sarana dan prasarana olahraga, Road Race, Multi Event Olahraga, Outbound Cabor, Eksotika Madura.

Kusairi, sapaan akrabnya melanjutkan dalam program itu demi mendukung prioritas program bupati Pamekasan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) kabupaten Pamekasan.

BACA JUGA :  Solid, BMI Pamekasan Pasang Badan Dukung AHY dan Partai Demokrat

“semua program tersebut akan di mulai ini dan insyaallah selesai pada bulan November tahun 2022,”ujarnya.

Sementara itu, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengapresiasi untuk beberapa program yang sudah disiapkan untuk tahun 2022.

Politikus PKB tersebut berharap, semua program yang dicanangkan dipersiapkan dengan semaksimal mungkin. Mulai dari tahapan, pelaksanaan hingga evaluasi.

BACA JUGA :  Ketua Panlih Cawabup Pamekasan Pastikan Fattah Jasin Bebas dari Persoalan Hukum

Selanjutnya, Ia juga akan membuat kontrak kerja kepada kepala OPD Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata serta Dinas Perpustakaan Pamekasan untuk bergandengan tangan dan solid dalam melaksanakan tugasnya.

“Jika ada kepala OPD yang tidak sanggup untuk menjalankan program prioritas. maka diminta untuk mengundurkan diri menjadi staf,” tandasnya.

  • Bagikan