PAMEKASAN. Tiga tahun memimpin Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dianggap abai terhadap aspirasi masyarakat.
Tiga hari sebelum tiga tahun kepemimpinannya pasca dilantik pada tanggal 24 September 2018 lalu diwarnai dengan aksi demonstrasi evaluasi dan rekonstruksi untuk politikus PKB ini. Senin (20/9/2021).
Sedikitnya, ada lima poin tuntutan yang dibawa masa aksi unjuk menjadi evaluasi untuk sisa dua tahun kepemimpinan Baddrut Tamam.
Namun, dari lima aspirasi yang dibawa tersebut tidak ada satupun yang mendapatkan respon atau jawaban. Penyebabnya, sebelum diskusi dan dialog terbuka.
Orang nomer satu di kabupaten yang berjulukan Gerbang Salam ini terburu-buru meninggalkan masa aksi.






