IAIN Madura Jalin Kerjasama dengan Perguruan Tinggi asal Libya

  • Bagikan

PAMEKASAN. IAIN Madura melakukan penandatanganan nota kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU) dengan Al Rifaq University for Humanitarian and Applied Science – Tripoli, Libya. Selasa. (02/02/2021).

Isi kerjasama antara IAIN Madura dengan Al Rifaq university for Humanitarian and Applied Science Tripoli meliputi unsur tri dharma perguruan tinggi diantaranya pertukaran mahasiswa dan dosen antar dua perguruan tinggi, Dosen tamu, penyelenggaraan penelitian bersama dan menjadi narasumber untuk berbagai agenda seminar internasional.

BACA JUGA :  Resmi, IAIN Madura Buka Jurusan MPI dan IQT untuk Program Pascasarjana

Dalam MOU tersebut, dilaksanakan juga seminar berbahasa Arab dengan narasumber berasal dari perguruan tinggi tersebut.

Rektor IAIN Madura, Mohammad Kosim, dalam sambutannya menyambut baik keinginan Al Rifaq University for Humanitarian and Applied Science – Tripoli, Libya untuk bekerjasama dan berkolaborasi dengan IAIN Madura.

Dia melihat kerjasama ini memiliki sejumlah arti penting dari berbagai aspek mulai dari sosial, budaya, keagamaan hingga hal hal strategis lainnya.

“Kerjasama internasional memiliki arti penting bagi kedua belah pihak. Libya dan Mesir memiliki kesamaan secara sosial, budaya dan keagamaan. Kesamaan ini juga memiliki kemiripan dengan Indonesia maka dari itu kerja sama ini dapat memberi manfaat untuk dua belah pihak.” kata Rektor.

BACA JUGA :  Sembilan Santri Tahfidz Al-Hammadaa Pamekasan Juarai 3 event Nasional MTQ

Al Rifaq University for Humanitarian and Applied Science – Tripoli melihat IAIN Madura sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam yang terus melakukan pengembangan diri di berbagai aspek.

Sementara itu Kerjasama dengan Al Rifaq University for Humanitarian and Applied Science – Tripoli ini sekaligus menjadi pembuka kerjasama IAIN Madura di kawasan Afrika.

BACA JUGA :  Bupati Pamekasan Ajak Ulama dan Ormas Jaga Generasi Muda dari Narkoba

Kerjasama dengan kampus di Libya ini dapat membuka kesempatan bagi IAIN Madura untuk memperkuat kerjasama ke sejumlah negara lain di Afrika seperti Mesir, Maroko, Aljazair, Sudan.

Meskipun dilakukan pada masa pandemi Covid-19. Namun proses pembicaraan dan penandatanganan kerjasama ini tetap dilakukan dengan implementasi protokol kesehatan yang ketat.

  • Bagikan