Mahasiswa IAIN Madura Terima Beasiswa Cahaya Pintar Rp 1 Miliar dari YBM PLN

  • Bagikan
Rektor IAIN Madura Mohammad Kosim bersama Direktur PLN Area Madura Miftahur Rifki saat penandatanganan kerja sama. Kamis (16/12/2021). (Foto. Dokumentasi Pamekasan Channel).

PAMEKASAN. Mahasiswa IAIN Madura menerima beasiswa sebesar 1 Miliar dari Yayasan Baitul Mal PLN Pusat.

Dana tersebut akan diterima secara bertahap selama 8 semester oleh . Rinciannya, tiap semester akan diberikan sebesar 125 juta untuk 100 mahasiswa, masing-masing 1.250.000.

Menurut Deputi Direktur II YPM PLN Pusat, Ahmad Mujahid, beasiswa ini diberikan melalui Program Beasiswa Cahaya Pintar yang dikelola oleh Yayasan Baitul Mal PLN Pusat.

Kejelasan pemberian beasiswa tersebut ditandai dengan Penandatangan Naskah Kerjasama antara Rektor IAIN Madura dengan Pengurus YBM PLN Pusat, yang diwakili oleh Deputi Direktur II Ahmad Mujahid, di Aula Rektorat Kamis (16/12/2021).

BACA JUGA :  Catat, Rangkaian Kegiatan Hari Santri 2021 di Pamekasan

Menurut Ahmad Mujahid, beasiswa Cahaya Pintar berasal dari Zakat, Infaq, dan Sadaqah Karyawan PLN serta CSR dari PLN.

Beasiswa Cahaya Pintar ini merupakan salah satu program dari lima program andalan YBM PLN, yaitu bidang pendidikan, dakwah, kesehatan, ekonomi, sosial kemanusiaan.

Beasiswa diberikan kepada mahasiswa yang berasal dari keluarga ekonomi lemah, dengan harapan mereka mampu menyelesaikan studinya tepat waktu dan berprestasi.

BACA JUGA :  Industri Hulu Migas untuk Kesejahteraan Daerah dan Nasional

Atas Kerjasama ini, Rektor IAIN Madura Mohammad Kosim mengucapkan terima kasih yang sebesar-besannya kepada Pengurus YBM PLN Pusat atas perkenan menyalurkan beasiswa kepada mahasiswa IAIN Madura, apalagi mahasiswa IAIN rata-rata berasal dari keluarga kurang mampu secara ekonomi.

Rektor juga mengatakan bahwa beasiswa ini akan sangat membantu mahasiswa penerima, guna percepatan studi.

Selanjutnya, IAIN Madura akan membuka seleksi terbuka untuk penerima beasiswa tersebut. Di antara kriteria seleksi adalah; tidak mampu secara ekonomi, memiliki IPK 3, 5, aktif dalam aktifitas keagamaan, tidak terindikasi terpapar paham terorisme dan anti NKRI, dan tidak melanggar kode etik kampus.

BACA JUGA :  137 Sarjana Ikuti Seleksi Beasiswa Guru Madin Pascasarjana IAIN Madura

“Dan yang terpenting, mahasiswa yang tidak terindikasi dalam kegiatan radikalisme,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara penandatanganan tersebut Pengurus YPM PLN Jawa Timur dan Ketua YPM PLN Pamekasan. Dari IAIN Madura hadir Kepala Biro AUAK, Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, serta Para Ketua Program Studi dari 17 Program Studi yang ada.

  • Bagikan