Ormawa FAUD IAIN Madura Resmi Dilantik di Gedung Bakorwil Pamekasan

  • Bagikan
Pelantikan Ormawa tingkat Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FAUD) IAIN Madura, resmi dilantik oleh Wakil Dekan, di Aula Bakorwil Pamekasan. Senin (28/3/2022) (Foto. Dokumentasi Pamekasan Channel).

PAMEKASAN. Ormawa tingkat Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FAUD) IAIN Madura, resmi dilantik oleh Wakil Dekan, di Aula Bakorwil Pamekasan. Senin (28/3/2022).

Empat Ormawa yang dilantik yakni, Senat Mahasiswa (Sema) FAUD, Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Faud, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) HMPS Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT).

Dalam sambutannya, Muhammad Ali Al-Humaidy, selaku Wakil Dekan FAUD, menyampaikan bahwa pihaknya bangga proses demokrasi di tingkatan Fakultasnya tidak terjadi permasalahan.

BACA JUGA :  IAIN Madura Apresiasi Program Madrasah Memanggil

“Kami bangga, mahasiswa FAUD bisa berdemokrasi dengan baik. Hanya di FAUD, proses pemilihannya yang tidak ada masalah” ujarnya.

Bahkan pria yang akrab disapa Malhum, tersebut mengatakan untuk Mahasiswa FAUD tidak ada yang terekam jejaknya di kode etik IAIN Madura.

“Jika prodi yang lain banyak yang dipanggil sebagai saksi dan terlapor, Alhamdulillah mahasiswa FAUD aman dari panggilan itu” imbuhnya.

BACA JUGA :  Disdikbud Pamekasan Sosialisasikan Penerapan Kurikulum Merdeka untuk Guru SD

Ia berharap selama satu periode kedepannya, ormawa yang dilantik bisa memaksimalkan anggaran dengan baik.

Menurut Fajar Shodiq, selaku ketua Dema FAUD IAIN Madura, mengatakan pihaknya siap mengemban amanah yang telah dimandatkan kepada pihaknya.

“Karena ini amanah, jadi kami harus siap. Memaksimalkan potensi yang ada di FAUD untuk ditawarkan ke kancah nasional” ujar Fajar sapaan akrabnya mewakili ormawa yang lain.

BACA JUGA :  Disdikbud Pamekasan Gelar Workshop Pelestarian Budaya Tradisional Tingkat Sekolah Dasar

Menurut Fajar, FAUD ladangnya mahasiswa berpotensi, jadi untuk bisa memajukan FAUD, butuh kolaborasi antar mahasiswa di tingkatan Fakultasnya.

“SDM di Fakultas Ushuluddin sangat mumpuni, tapi harus ada kerjasama yang baik antar mahasiswa dan pimpinan, untuk mencapai tujuan itu” tandasnya.

Acara tersebut dilanjutkan dengan dialog interaktif yang mengusung tema “Polusi Suara dalam Kerukunan Beragama di Era Digitalisasi”.

  • Bagikan