TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Hari Pertama Kerja, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam Blusukan Santuni Korban Kebakaran

  • Bagikan
Bupati Pamekasan Baddrut Tamam langsung turun ke lapangan pada hari pertama masuk kerja setelah libur lebaran Idul Fitri 1443 H, Senin (9/5/2022).

PAMEKASAN. Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam langsung turun ke lapangan pada hari pertama masuk kerja setelah libur lebaran Idul Fitri 1443 H, Senin (9/5/2022).

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam itu menemui ibu Sumyani warga Dusun Karang Panasan, Desa Ponteh, Kecamatan Larangan yang rumahnya ludes terbakar, Minggu (8/5/2022) malam dengan memberikan paket bantuan.

Adapun bantuan yang diberikan bupati diantaranya tikar, selimut, baju, alat mandi, dan peralatan dapur lainnya guna memenuhi kebutuhan korban sembari memberikan semangat agar tabah dan sabar menghadapi musibah tersebut.

BACA JUGA :  Cakades Desa Pangorayan Pamekasan Khitan Massal Secara Gratis 22 Anak

“Pagi-pagi saya dapat laporan tentang adanya musibah kebakaran ini, selesai halal bi halal di pendopo saya langsung memilih datang ke sini untuk memberikan bantuan,” ujar bupati saat berada di lokasi.

Dia menegaskan, dirinya akan segera menandatangani pencairan bantuan berupa uang yang akan diberikan kepada korban agar segera bisa dimanfaatkan untuk pembangunan rumahnya.

BACA JUGA :  Dinsos Pamekasan Berikan Bantuan untuk 25 Penyandang Disabilitas

“Katanya pak klebun dan pak camat, suratnya hari ini masuk ke pendopo, hari ini juga saya tandatangani supaya uangnya cepat cair, dan rumahnya bisa dibangun lagi,” pungkasnya.

Pantauan di lokasi, Bupati Baddrut Taman yang didampingi Kepala Dinas Sosial, Moch. Tarsun, dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Amin Jabir melihat langsung rumah ibu Sumyani setiap sudut yang rata dengan tanah akibat musibah tersebut.

Berdasarkan keterangan korban, semua barang-barang berharga miliknya tidak terselamatkan.

BACA JUGA :  Berbagi Berkah, KPKNL Pamekasan Bagikan Takjil untuk Pengendara

Seperti laptop, televisi, kulkas, sepeda motor, sepeda angin, ijazah, dan seluruh seisi rumah tidak terisisa. Sebab, saat rumahnya terbakar, korban masih dalam perjalanan pulang ke Pamekasan setelah mudik dari kampung halamannya di Surabaya.

“Mohon bersabar, semoga bantuannya lekas cair ya, terima kasih kepada semua pihak, ibu kades, pak camat yang telah bekerja luar biasa,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan