Jelang Ramadhan, Permintaan Batik KaDe Pamekasan Meningkat Hingga Luar Jawa

  • Bagikan
Ceo Batik KaDe Pamekasan Abdussamad (kiri) bersama salah satu costumer pembeli batik.

PAMEKASAN. Menjelang bulan suci Ramadhan, permintaan dan penjualan batik KaDe Khas Pamekasan meningkat hingga keluar jawa.

Ceo Batik KaDe Abdussamad mengatakan, bahwa dua Minggu sebelum pelaksanaan bulan yang penuh berkah ini , Permintaan batik dari masyakarat cukup tinggi. Terutama batik yang hendak dirancang menjadi baju koko kombinasi kain polos maupun muslimah bahkan Model Tunecca.

“Penjualan Batik Khas Pamekasan “Batik KaDe” dimasa pandemi hingga jelang ramadhan mengalami peningkatan,” katanya saat dikonfirmasi tim PAMEKASAN CHANNEL. Sabtu, (03/03/2021).

BACA JUGA :  Komunitas Pajung Baja bersama Pemdes Palengaan Laok Pamekasan Berikan Bantuan untuk Korban Erupsi Semeru

Diakuinya, Penjualan batik KaDe Khas Pamekasan dalam satu bulan ini pesanan dari Kepulauan Bangka Belitung Pangkal pinang, Wonosobo, Magelang.

“Permintaannya cukup tinggi, tidak hanya Jawa timur dan Jawa tengah saja. Tetapi dari Jakarta juga ada yang pesan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Musik Daul Khas Madura Warnai Peringatan Tahun Baru Islam di Pamekasan

Selain itu, menjelang Ramadhan, Official Istana KaDe Batik dan Taylor akan segera mengumumkan para pemenang Sayembara Desain Baju Batik 2021.

Sayembara desain baju batik tersebut yang diadakan via Instagram bulan kemarin. event tersebut adalah cara baru untuk mencari telant desain baju batik yang mempuni, terutama dikalangan anak muda dan milenial.

BACA JUGA :  Keluarga Anggota Meninggal, Dandim 0826 Pamekasan Takziah Langsung

“Peserta yang ikut begitu antusias bahkan banyak yang dari luar Madura, ada yang dari Bali, Bondowoso, Jember dan Surabaya. Rata-rata pesertanya anak-anak muda millenial dan hasilnya bagus-bagus,” pungkasnya.

  • Bagikan