Nayla Baddrut Tamam Dikukuhkan sebagai Bunda Genre Pamekasan

  • Bagikan
Nayla Baddrut Tamam bunda Genre Pamekasan

PAMEKASAN.  Satu lagi gelar disandang Ketua TP PKK Kabupaten Pamekasan, Nayla Baddrut Tamam sebagai Bunda Generasi Berencana (Genre) Kabupaten Pamekasan.

Pengukuhan Bunda Genre sendiri dilakukan langsung oleh Ketua TP PKK Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak secara bersamaan di seluruh Jawa Timur, Selasa (9/3/2021).

Di Kabupaten Pamekasan, pengukuhan Bunda Genre dilakukan dengan penyerahan selempang secara simbolis kepada perwakilan dari Ketua TP PKK Jawa Timur kepada Ketua TP PKK Kabupaten Pamekasan, Nayla Baddrut Tamam.

Ketua TP PKK Kabupaten Pamekasan, Nayla Baddrut Tamam mengatakan, setelah dikukuhkan sebagai Bunda GenRe, pihaknya berkomitmen akan bekerja maksimal.

BACA JUGA :  Haul ke-13 KH. Husni Kholil Dibanjiri Ribuan Alumni dan Masyarakat

Terutama dalam mengikuti arahan dari Ketua TP PKK Jatim maupun Kepala BKKBN Jatim terkait remaja maupun keluarga.

“Ini menjadi tanggung jawab tersendiri. Kami harus semakin fokus membina remaja maupun keluarga yang ada di Kabupaten Pamekasan,” kata perempuan yang akrab disapa ibu Nayla itu.

Sedangkan Kepala BKKBN Provinsi Jawa Timur, Sukaryo Teguh Santoso mengatakan, diharapkan setelah dikukuhkan sebaai Bunda GenRe maka bisa ikut berperan aktif dalam mengurangi angka kenakalan remaja.

BACA JUGA :  Kompak, Gubernur Khofifah dan Bassra Hadiri Deklarasi P4TM di Pamekasan

Di samping itu, juga ikut aktif mendorong remaja di Jatim agar selalu mengajak orang lain bersikap jujur.

“Ini sangat penting dalam membina para remaja untuk menatap kehidupan yang lebih baik ditengah kemajuan dunia sekarang ini,” kata Sukaryo Teguh Santoso.

Untuk itu, dikatakan Sukaryo, remaja harus menjadi prioritas perhatian. Khususnya dalam program Bangga Kencana dikarenakan dari aspek estiting populasi penduduk dipastikan remaja memiliki angka yang cukup besar.

BACA JUGA :  Berbagi Berkah Ramadan, Jaka Jatim Pamekasan Santuni dan Buka Bersama Anak Yatim Piatu

Dari jumlah penduduk yang ada, baik eformen nasional maupun provinsi, Jatim setengah di antaranya adalah generasi milenial.

Artinya, 50 persen penduduk Jatim adalah berusia antara 8 tahun hingga 39 tahun.

“Tentunya dari jumlah itu apabila bisa ditarik lagi maka usia 10 tahun hingga 24 tahun adalah usia remaja, itupun baru setengahnya.

Artinya, saat ini populasi remaja baik secara nasional maupun tingkat Provinsi Jatim persentasenya satu banding empat adalah usia remaja,” tutur Sukaryo Teguh Santoso.

  • Bagikan