Pengasuh Ponpes Al-Hamidy Banyuanyar Pamekasan Resmikan Kantor Bawang Mas Center

  • Bagikan
Prasasti peresmian kantor Bawang Mas Center Republik Indonesia (BMC RI) oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hamidy Banyuanyar KH. Muhammad Rofi’i Baidhowi dan Owner PT. Bawang Mas Group H. Khairul Umam. Senin (05/12/2022).

PAMEKASAN. Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hamidy Banyuanyar KH. Muhammad Rofi’i Baidhowi meresmikan kantor Bawang Mas Center Republik Indonesia (BMC RI). Senin (05/12/2022).

Peresmian kantor bertempat di jalan Pintu Gerbang Nomer 01 Kota Pamekasan tersebut langsung disaksikan Owner PT. Bawang Mas Group H. Khairul Umam (H Her) bersama Tokoh Agama sekabupaten Pamekasan.

Direktur BMC Herman Felani mengatakan, bahwa keberadaan BMC merupakan yayasan yang berada dalam naungan PT. Bawang Mas Group yang bergerak di bidang Sosial kemasyarakatan.

BACA JUGA :  Relawan Pamekasan Serahkan Bantuan 58 Juta untuk Korban Semeru Lumajang

Ia menyebutkan, BMC akan menjadi yang tempat untuk merealisasikan corporate social responsibility (CSR) kepada masyarakat.

“Ada 10 bidang program yang akan dilaksanakan oleh BMC yang tujuannya adalah untuk membantu masyarakat dari dana CSR yang didapat oleh PT. Bawang Mas Group,” katanya.

BACA JUGA :  Bupati Pamekasan Launching Program Pemberian Makan Gratis untuk Lansia

Sepuluh Program BMC tersebut adalah, di bidang pendidikan dengan memberikan bea siswa tahfidz, beasiswa prestasi, beasiswa tidak mampu dan beasiswa santri. bidang keagamaan yaitu program pesantren, tempat ibadah, yatim piatu, kaum duafa dan perayaan BHBI.

Sedangkan dibidang sosial yaitu Sunatan masal, RTLH, Jum’at berkah, dibidang ekonomi dengan membuka lowongan kerja, pelatihan UMKM dan pelatihan produksi, di bidang budaya, bidang hukum, bidang kesehatan masyarakat, bidang peternakan digital dan bidang pertanian.

BACA JUGA :  Gubernur Khofifah Salurkan Rp. 50 Juta Zakat Produktif Bagi Pelaku Usaha Ultra Mikro di Pamekasan

Sebelumnya, PT Bawang Mas Group telah melakukan beberapa program seperti bedah rumah, membangun belasan masjid dan musholla dan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) sebanyak 400 rumah.

  • Bagikan