PAMEKASAN CHANNEL. Baru-baru ini fenomena Sun Halo atau Halo Matahari muncul di langit Kabupaten Pamekasan, Jumat (3/4/2026).
Kemunculannya yang mirip cincin tersebut sontak menghebohkan warga di Pamekasan, Madura, Jawa Timur.
Rahman, warga Pamekasan menyebut “Halo Matahari” ini biasanya menandakan akan terjadi cuaca panas dan cuaca dingin saat malam hari.
“Banyak yang percaya fenomena ini biasanya akan masuk musim kemarau dan akan terjadi cuaca panas yang ekstrim,” ujarnya di Pamekasan.
Warga lain, Ribut, juga menyebut, “Halo Matahari” tersebut sudah dianggap biasa, terlebih saat memasuki musim kemarau tiba.
“Kalau ada tanda ini masyarakat yang dominan petani tembakau menganggap musim kemarau tahun ini akan panjang sehingga cocok untuk kwalitas hasil tembakau,” ujarnya.
Sekadar informasi, pada umumnya fenomena tersebut terjadi karena pembiasan cahaya oleh kristal es di awan cirrus tinggi (5-10 km). Biasanya, “halo matahari” muncul saat cuaca cerah dengan adanya awan tipis di ketinggian.
Fenomena ini sering disebut cincin matahari atau sun halo dan sering menandakan cuaca akan berubah. Meski tampak tidak biasa, fenomena ini tidak berbahaya dan tergolong umum terjadi.






