Pihaknya berharap semua masyarakat sadar bahwa judi online adalah salah satu yang merusak sendi-sendi kehidupan baik dalam berwarga maupun bermasyarakat.
Menurutnya, judi online sangat merugikan ke pribadi maupun ke keluarganya. Pada dasarnya, setiap judi tidak mengandung manfaat dan tidak ada keberkahannya.
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto maupun Presiden Jokowi sebelumnya, kata AKBP Dani, judi online ini menjadi sasaran atau target khusus untuk selalu dievaluasi penanganannya. Judi online sangat merugikan dan dampaknya memperburuk kehidupan masyarakat.
AKBP Dani berharap masyarakat Pamekasan sadar judi online itu dilarang agama dan negara. Bila masih ada yang main judi online, segera tinggalkan.
“Judi online tidak bermanfaat dan melanggar syariat. Dan tidak ada manfaatnya untuk keluarga,” tukasnya.






