Kepala SPPG As-Salman Moh. Ainur Rusli mengatakan bahwa suguhan menu tersebut diatur agar bisa dihidangkan pada saat buka puasa.
“Pemenuhan gizi sudah tercukupi, akan tetapi tentu, kami mohon maaf, dan kami siap memperbaiki sesuai saran dari pihak sekolah, dan menu yang ditolak siap kami ganti,” paparnya, Selasa (10/3/2026).
Sementara Ahli Gizi SPPG Yayasan As-Salman Fikri Mutawakkil menjelaskan bahwa menu yang disiapkan pada hari tersebut terdiri dari beberapa jenis makanan yang mengandung protein dan gizi seimbang.
Dia merinci, menu yang disediakan antara lain roti pizza, dua butir telur rebus, satu kemasan susu full cream, seekor lele marinasi, dua potong tahu ungkep, dua potong tempe ungkep serta dua buah naga.
“Yang viral itu hanya lele marinasinya. Kami menggunakan lele marinasi karena untuk menambah asupan protein. Selain itu, lele marinasi juga relatif lebih tahan hingga satu hari,” ujarnya.





