Bupati juga menekankan bahwa turnamen ini menjadi bagian dari roda penggerak ekonomi rakyat. Selama pertandingan berlangsung, masyarakat sekitar memanfaatkan momentum untuk membuka usaha kecil, mulai dari kuliner, minuman segar, hingga merchandise, yang disambut antusias penonton.
“Turnamen sepak bola seperti ini bukan hanya tentang olahraga, tapi juga kebersamaan, budaya, dan perekonomian. UMKM kita tumbuh karena ribuan orang hadir, membeli dagangan masyarakat, dan menghidupkan ekonomi lokal,” tambah Bupati.
Selain olahraga, Bupati juga menyoroti tiga sektor prioritas dalam kepemimpinannya, yakni kesenian, budaya (kerapan sapi dan sapi sonok), serta olahraga sebagai pilar penting dalam membangun karakter dan identitas Pamekasan.
Acara penutupan Bupati Cup 2025 berlangsung meriah dengan kehadiran sejumlah pejabat, antara lain Wakil Bupati H. Sukriyanto, Ketua DPRD Pamekasan Aly Masykur, Kapolres Pamekasan, Kepala Cabang Bank Jatim Pamekasan, perwakilan PSSI Pamekasan serta undangan lainnya.






