AHY menegaskan bahwa masa depan milik generasi muda. “Mbak Puan merupakan politisi perempuan yang hebat, lengkap pengalamannya. Kami ingin terus berperan dalam kehidupan bermasyarakat. Mudah-mudahan tidak hanya membahas politik praktis, tapi juga isu-isu kebangsaan yang lebih luas yang bisa kita rajut bersama,” AHY melanjutkan.
Dalam pertemuan empat mata, AHY dan Puan ngobrol sambil menikmati sarapan pagi bubur ayam. “Alhamdulillah tadi sudah olahraga, hari ini Mbak Puan lebih panjang jalannya dari saya yaitu 7 km, saya sendiri hanya 3 km. Ini membuktikan bahwa di hari dan suasana yang baik ini, kita bisa tetap bersilaturahmi. Tadi pertemuan selama lebih dari satu jam kami banyak berbagi pengalaman, cerita, dan gagasan. Bagaimanapun PDIP dan Partai Demokrat merupakan dua partai yang punya pengalaman menjadi ruling party dan oposisi,” papar AHY.
“Kita tahu dua dekade ini komunikasi dan hubungan kedua partai dianggap belum bisa berjalan sebaik yang diharapkan. Tapi kita tidak ingin membahas masa lalu, mudah-mudahan pertemuan ini menjadi oase bagi semuanya,” sambung AHY.






