“Untuk tahun ini provider kita mencoba memakai yang UMK yakni inti data, kalau tahun kemarin kita memakai Indosat,”terang Pak Taufik yang saat ini juga menjabat resmi sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pamekasan.
Lebih lanjut, Mantan BAPPEDA Pamekasan tersebut menegaskan bahwa anggaran layanan internet Diskominfo setiap tahun tidak ada perubahan. Yakni dianggarkan secara rutin.
“Untuk anggaran layanan internet tahun kemarin dan tahun ini masih sama, termasuk jangkauannya. Jadi setiap hari harus mengalirkan dua ribu Mbps,”tandasnya.






