Di Pamekasan Polisi Masuk Sekolah : Cegah Bullying dan Pembinaan Mental

  • Bagikan
Di Pamekasan Polisi Masuk Sekolah : Upaya Cegah Bullying hingga Pembinaan Mental.

PAMEKASAN CHANNEL. Polres Pamekasan serentak melaksanakan program “Polisi Masuk Sekolah” dengan bertindak sebagai pembina upacara di berbagai tingkatan sekolah di Kabupaten Pamekasan, Pada Senin pagi (13/4/2026).

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya pembentukan karakter, kedisiplinan, dan pencegahan kenakalan remaja di kalangan pelajar.

Kapolres Pamekasan melalui​ Kasihumas, IPDA Yoni Evan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap generasi muda di masa depan.

​”Pada hari ini, jajaran Binmas dan Bhabinkamtibmas Polres Pamekasan turun langsung ke sekolah-sekolah mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA/SMK) sederajat di berbagai kecamatan. Kami hadir sebagai pembina upacara untuk memberikan edukasi dan motivasi langsung kepada para siswa,” ujar IPDA Yoni Evan.

BACA JUGA :  Mahasiswa IAIN Madura Terima Beasiswa Cahaya Pintar Rp 1 Miliar dari YBM PLN

​Berdasarkan data yang dihimpun, kegiatan “Polisi Masuk Sekolah” pada hari ini menyasar sembilan lembaga pendidikan di sembilan kecamatan berbeda, antara lain :

– ​SDN Durbuk 2, Kec. Pademawu

– ​SDN 2 Polagan, Kec. Galis

– ​MA Kebun Sari, Kec. Pegantenan

– ​SDN Gugul 2, Kec. Tlanakan

– ​SDN Sokolelah, Kec. Kadur

– ​SDN Somalang 1, Kec. Pakong

– ​SDN 2 Kapong, Kec. Batumarmar

– ​SMKN Proppo, Kec. Proppo

– ​SDN Palengaan 1, Kec. Palengaan

​Lebih lanjut, IPDA Yoni Evan memaparkan bahwa materi yang disampaikan oleh para Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas berfokus pada pembangunan moral dan kepatuhan hukum sejak dini.

BACA JUGA :  Rektor IAIN Madura Berikan Potongan UKT 100 Persen dan Paket Internet Rp.100 Ribu

​Adapun beberapa penekanan penting yang disampaikan kepada para pelajar meliputi :

– ​Kedisiplinan dan Etika, yakni Menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin waktu, menjaga tata krama, serta kewajiban taat kepada orang tua dan guru. Para siswa juga diingatkan untuk tidak meninggalkan ibadah salat lima waktu.

– ​Stop Bullying (Perundungan), Mengedukasi siswa untuk saling menghargai dan menjauhi perbuatan perundungan, baik secara fisik maupun mental, demi menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

– ​Tertib Lalu Lintas dan Bahaya Narkoba, dengan memberikan pemahaman tentang pentingnya mematuhi rambu lalu lintas untuk menekan angka kecelakaan di kalangan pelajar, serta bahaya penyalahgunaan narkotika.

BACA JUGA :  Karya Mahasiswa UIM Pamekasan Tembus Jurnal Scopus Q2 & Q4

– ​Sosialisasi Layanan Kepolisian, dengan memperkenalkan layanan pengaduan cepat Call Center 110 agar pihak sekolah maupun siswa tahu kemana harus melapor jika membutuhkan bantuan aparat kepolisian.

​”Pemuda adalah calon pemimpin masa depan. Tanpa kedisiplinan dan kejujuran, akan sulit bagi mereka untuk menyongsong Indonesia Maju atau Generasi Emas 2045. Kami juga berpesan kepada para guru agar terus mendidik siswa dengan penuh kasih sayang, menghindari kekerasan dalam proses belajar mengajar,” tandasnya.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan