DPRD Pamekasan Sidak SPBU Asem Manis Usai Nelayan Ngadu Kesulitan Solar Subsidi Selama 3 Hari

  • Bagikan
Anggota Komisi II DPRD Pamekasan saat berdialog dengan mengamen SPBU Asem Manis.

PAMEKASAN CHANNEL. Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke SPBU Asem Manis, Rabu (1/7/2026) siang.

Sidak dialkukan usai menerima keluhan berupa audiensi dari sejumlah nelayan yang mengaku kesulitan mendapatkan solar subsidi selama tiga hari.

Di lokasi sidak, sejumlah nelayan mendengarkan langsung saat anggota dewan berdialog dengan pihak SPBU yang berlokasi di Buddagan Pamekasan tersebut.

BACA JUGA :  Proyek Median dan Pengaspalan di Pamekasan Dinilai Buang-buang Anggaran

Ketua Komisi II DPRD Pamekasan, Salman Alfarisi mengatakan bahwa pihaknya tetap mendengarkan aspirasi masyarakat, terutama nelayan yang mengeluh perihal solar subsidi.

“Keluhan dari nelayan sudah berlangsung selama tiga hari. Jadi hari ini kita langsung melakukan sidak ke SPBU Asem Manis untuk memastikan terkait kendala yang dihadapi. Apalagi masalah solar sudah menjadi isu nasional,” ujar Salman.

Kata Salman, saat sidak, tidak terdapat pengurangan kuota distribusi solar dari Pertamina.

BACA JUGA :  DPRD Pamekasan Serahkan Empat Poin Penting Soal Evaluasi APBD 2026

“Tidak ada pengurangan setelah kami cek. Makanya kami minta segera lakukan distribusi kepada para nelayan,” terang Salman.

Beberapa jam sebelumnya, puluhan nelayan mendatangi kantor DPRD Pamekasan, Jawa Timur, sambil membawa jeriken kosong. Mereka menyampaikan keluhan selama kurang-lebih 3 jam.

Audiensi itu dilakukan sebagai bentuk protes karena mereka mengaku kesulitan membeli solar, dampaknya mereka tidak bisa melaut.

BACA JUGA :  Bamag Pamekasan Apresiasi Polri, Pilkada Jatim dan Nataru Berjalan Kondusif

Salah satu nelayan, Riko mengatakan banyak nelayan tidak dapat membeli Solar di SPBU Asem Manis sejak Selasa (30/6/2026).

“Kami dilarang. Bahkan disetop beli Solar di SPBU Asem Manis. Kedatangan kami ke kantor Dewan untuk mengadukan itu. Agar ada solusi biar kita dapat melaut kembali,” keluhnya.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan