“Pengurus dan kader bergerak semaksimal mungkin tentunya dengan mapping dan pembekalan secara matang,” lanjutnya.
Ketua Fraksi Demokrat DPRD kabupaten Pamekasan itu menyebutkan bahwa Pendidikan politik adalah upaya membangun pengetahuan, wawasan, dan literasi politik kepada seluruh masyarakat, khususnya kader partai politik.
Dikatakannya Pendidikan politik mencakup, pemberian teori kepemimpinan, teori kekuasaan, teori negara, teori demokrasi, teori sosiologi dan teori integritas kepada masyarakat.
Seperti menjalankan desain tahapan Pemilihan umum (Pemilu) dan Pemilihan kepala daerah (Pilkada).






