Tolak Kenaikan BBM, Ratusan Mahasiswa Universitas Madura Demo Kantor DPRD Pamekasan

  • Bagikan
Mahasiswa Universitas Madura (Unira) melakukan aksi demonstrasi menolak kenaikan BBM. Rabu, (07/09/2022). (Izet Alfian Fatahillah/Pamekasan Channel).

Kenaikan harga BBM dinilai akan berefek terhadap perekonomian masyarakat. Salah satunya berimbas terhadap barang dan jasa atau kebutuhan bahan-bahan pokok . Sebab BBM adalah kebutuhan primer dan para pelaku usaha akan menyetarakan dengan harga tersebut.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Pamekasan Sambut Positif PKS Pengelolaan Wisata Jumiang

Selain itu adapun beberapa tuntutan yang dibawa oleh massa aksi. Pertama, menolak kenaikan harga BBM Karna berdampak negatif terhadap ekonomi masyarakat terutama masyarakat kelas bawah.

Kedua, meminta pemerintah mengevaluasi kinerja Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dalam penyaluran BBM subsidi dan menindak tegas terhadap penyelewengan penyaluran.

BACA JUGA :  Enam Desa di Kecamatan Pademawu Gelar Pemilihan Kepala Desa

Selanjutnya. Mahasiswa juga meminta pemerintah untuk transparansi jumlah kuota BBM subsidi kepada masyarakat agar tidak mengalami mis-subsidi.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan