“Kami akui ini kelalaian dan kesalahan. Kami sudah minta maaf. Proses sortir bahan tidak maksimal, dan memang kami belum memiliki ahli gizi dan masih proses,” ujar Ahmad Madani Zakaria.
Wali murid juga menuntut evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang.
Hingga kini, wali murid menunggu tindak lanjut resmi dari SPPG maupun instansi terkait mengenai perbaikan standar pengolahan makanan.






