“Pengeras suara di masjid Agung Asy-Syuhada Pamekasan dari awal taraweh pertama untuk tadarus sudah di batasi. Hal ini berbeda dari tahun sebelumnya. Sebelumnya hanya sampai jam 9 malam tapi untuk tahun ini sampai jam 10 malam sudah tidak ada pengeras suara yang keluar lagi,’’ kata Ketua Takmir Masjid Agung Asy-Syuhada, KH. Baidhawi Absor, senin (04/04/2022).
Sementara itu, pelaksanaan salat tarawih di Masjid Agung Asy-Syuhada sejak pertama, sudah mempersiapkan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penularan Covid-19, meski kasusnya saat ini mulai menurun.
“Penerapan protokol kesehatan kami tetep dilakukan dengan tetap memakai masker. Hal itu dilakukan untuk menjaga kehusukan jemaah selama beribadah di bulan suci Ramadhan. Meski umumnya di malam pertama puasa jamaah padat, tapi setelah satu minggu ke depan biasanaya cendrung berkurang,” terangnya.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat Pamekasan, khususnya para jemaah masjid agar bisa menjalankan ibadah dengan baik dan kondusif.






