TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Disdikbud Pamekasan Gelar Pelatihan Numerasi untuk Puluhan Guru SD

  • Bagikan
Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan Taufik Hidayat saat membuka acara pelatihan numerasi untuk guru SD di Hotel Cahaya Berlian Pamekasan. Rabu 19 Juni 2024.

PAMEKASAN CHANNEL. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan menggelar pelatihan numerasi untuk puluhan guru sekolah dasar (SD).

Pelatihan numerasi tersebut digelar selama 3 hari bertempat di Hotel Cahaya Berlian Pamekasan pada tanggal 19-21 Juni 2024.

Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan Taufik Hidayat mengatakan bahwa kegiatan pelatihan numerasi tersebut dalam rangka memberikan paradigma baru atau issue baru untuk para tenaga pendidik di tingkat sekolah dasar.

BACA JUGA :  Deretan Ritel dan Toko Swalayan di Pamekasan yang Disweeping Gapura

“Kemudian tujuan berikutnya untuk meningkatkan numerasi anak didik sekolah . Sehingga kemampuan numerasi di kabupaten terus meningkat,” katanya usai membuka acara. Rabu 19 Juni 2024.

Ia menyebutkan, bahwa tercatat ada 42 guru dari 13 kecamatan yang ikut serta dalam pelatihan tersebut. Yakni terdiri dari guru yang bertindak sebagai Pembina Ujian Sekolah Nasional (USN), latar belakang matematika serta portofolio yang bagus.

BACA JUGA :  Enam Pejabat Berebut Kursi Sekda Pamekasan

Ia berharap, Para peserta bisa meningkatkan numerasi anak didik, Sehingga tingkat numerasi di kabupaten tidak lagi pada level merah dan kuning, tetapi pada level hijau.

“Nantinya para peserta bisa mengembangkan kepada yang lain di tingkat kecamatan. Karena anggaran yang tidak bisa mengakomodir semua. Sehingga para peserta yang melakukan pengembangan,” katanya.

BACA JUGA :  Digelar Dua Hari, PWI Pamekasan Gelar Pelatihan Kepeloporan Komunitas Pemuda Volunter

Selanjutnya, para peserta menggodok para siswa agar mencintai matematika dan bermanfaat untuk kehidupan. “Anak-anak dilatih sejak dini soal numerasi tujuan utama memasyarakatkan matematika dan anak-anak melihat matematika bukan soal angka, tetapi untuk kehidupan,” tandasnya.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan