“Assalamu’alaikum, kami M. Saini Wali Murid dari Agus Ahmad yang tadi Muntah dan temannya 4 orang karena melihat temannya muntah jadi ikut muntah, mungkin itu penyebabnya sehingga temannya ikut muntah,” kata M. Saini.
“Kami M. Saini minta maaf dan voice tadi karena kami sebagai orang tua kaget anak kami pulang sekolah bajunya kenak muntah semua ditanya makan gratis, mungkin krn terlalu kenyang atau kurang sehat sehingga menyebabkan muntah. Dan saya yang menyatakan semua SDN pasanggar 1 muntah smua itu tidak benar. Alhamdulillah anak-anak kami sehat semua, Wassalam,” tutupnya.
Meski demikian, kabar dugaan keracunan ini tetap mendapat sorotan serius dari sejumlah aktivis, mengingat beberapa hari lalu puluhan siswa yang keracunan di Tlanakan masih belum tuntas.






