Gubernur perempuan pertama di Jatim ini menganalogikan bahwa titik rentan kekuatan berada pada rantai terlemah. Salah satu rantai kekuatan tersebut adalah membangun ketahanan keluarga. Dimana Ketahanan keluarga, merupakan faktor penting guna mewujudkan harmonius partnership dalam kehidupan bermasyarakat. “Dalam struktur PBB ada unit yang mengatasi family resilience. Begitu juga di paling bawah unit terkecil adalah keluarga,” paparnya.
Oleh karena itu, pihaknya berharap, Omah Rembug harus dikomandoi tokoh-tokoh arif dan bijak atau tidak berpihak dan mampu menjadi penengah sehingga dapat memberikan keadilan dalam penyelesaian masalah.
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Toni Hermanto menjelaskan, jajaran Forkopimda Jatim merevitalasi kembali masalah Siskampling dan rumah rembug. Rumah rembug ini bagian dari upaya jajaran Forkopimda untuk lebih menyederhanakan persoalan-persoalan yang dirasakan di masyarakat, sehingga memberikan kemudahan dan kecepatan penyelesaian.






