Menurutnya, gelaran karapan sapi tingkat Kabupaten ini tidak hanya menjadi tontonan khas masyarakat, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antar-pemilik sapi, pelatih, dan warga.
“Semoga melalui karapan sapi ini nantinya bisa menjadi juara di piala presiden untuk membawa harum Kabupaten Pamekasan,” kata H. Rozi disapa akrab.
Pria yang sudah lama berkecimpung dalam dunia karapan sapi ini menuturkan bahwa di Pamekasan satu-satunya lapangan yang belum bisa ditempati piala presiden karena alasan pemerintah pusat standar lapangan yang digunakan harus bergedung.
“Mudah-mudahan lapangan ini bisa ditingkatkan oleh pemerintah Kabupaten Pamekasan dan bisa seperti kabupaten bangkalan sehingga bisa di tempati piala presiden untuk tahun-tahun yang akan datang,” harapnya.
“Untuk 6 jawara, baik golongan atas maupun golongan bawah akan mewakili karapan sapi piala presiden di lapangan Raden Muhammad Noer Kabupaten Bangkalan pada 19 oktober 2025 mendatang,” tutupnya.






