Kepatutan dan Lonjakan Harta Kepala Bea Cukai Madura dari Rp1,7 M Jadi Rp2,5 M Disorot

  • Bagikan
Kepala Bea Cukai Madura Novian Dermawan.

PAMEKASAN CHANNEL. Di tengah Bea Cukai Madura disorot soal lemahnya penindakan terhadap sejumlah gudang produksi rokok ilegal di Pamekasan, Harta Kepala Bea Cukai Madura Novia Dermawan juga jadi perhatian publik.

Pasalnya, semenjak menjabat sebagai Kepala Bea Cukai Madura, Novian Dermawan, diketahui belum menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru sejak dirinya menjabat pada pertengahan tahun 2025.

Berdasarkan data pengumuman LHKPN terakhir yang tercatat melalui sistem Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novian Dermawan terakhir melaporkan kekayaannya pada 19 Februari 2025 untuk periode pelaporan tahun 2024.

Hingga kini, belum terdapat pembaruan laporan setelah dirinya menjabat sebagai Kepala Kantor Bea dan Cukai di wilayah Madura.

BACA JUGA :  Buruh Rokok HJS dan Petani di Pamekasan Hadang LSM A1, Minta Bakesbangpol Bertindak

Dalam laporan terakhir tersebut, total harta kekayaan Novian tercatat sebesar Rp2.521.646.668. Hartanya tersebut melejit naik bila dibandingkan dengan awal menjabat yakni Rp1,7 miliar.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik terkait kepatuhan pejabat negara dalam memenuhi kewajiban pelaporan LHKPN secara berkala, terlebih setelah adanya perubahan jabatan strategis.

Berdasarkan data LHKPN, Khusus awal menjabat kekayaan Novian sebesar Rp1,7 miliar. Saat itu masih menjabat sebagai seksi penindakan I – Kantor wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Bagian Selatan. Tanggal laporan Maret 2014. Total harta Rp.1.769.615.855

Sebagaimana diketahui, setiap penyelenggara negara memiliki kepatutan untuk melaporkan dan memperbarui data kekayaannya, baik secara periodik maupun saat terjadi mutasi jabatan.

Sejumlah pihak menilai, keterlambatan atau belum diperbaruinya laporan LHKPN dapat mengurangi tingkat kepercayaan publik terhadap komitmen transparansi dan akuntabilitas di lingkungan instansi pemerintah, khususnya di sektor yang rawan seperti kepabeanan dan cukai.

BACA JUGA :  Rokok-rokok Bodong Pamekasan Tumpah dari Truk Terguling di Sampang

”Sebagai pejabat negara apalagi jabatannya sebagai kepala Bea dan Cukai harusnya memiliki tingkat kepatutan yang baik, sebab soal laporan harta sudah disampaikan oleh KPK agar secara berkala melaporkan harta kekayaannya,” ucap Anwar Hidayat, salah satu pengamat hukum dan politik.

Sementara itu, saat media ini mendatangi kantor Bea Cukai Madura, Rabu (15/4/2026) sejumlah pejabat Bea Cukai Madura tampak enggan untuk memberikan kesempatan untuk dikonfirmasi langsung.

Berikut data Harta Kekayaan NOVIAN Dermawan.

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp 1.412.120.000

BACA JUGA :  Bea Cukai Dikabarkan Cabut Izin Perusahaan Rokok Milik Seorang Dewan di Madura

1. Tanah dan Bangunan Seluas 105 m2/70 m2 di KAB / KOTA TANGERANG, HASIL SENDIRI Rp450.985.000

2. Tanah dan Bangunan Seluas 148 m2/220 m2 di KAB / KOTA TANGERANG, HASIL SENDIRI Rp961.135.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp560.000.000

1. MOBIL, SUZUKI ERTIGA MINIBUS Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp215.000.000

2. MOBIL, TOYOTA CALYA MINIBUS Tahun 2016, HASIL SENDIRI Rp95.000.000

3. MOBIL, MITSUBISHI XPANDER Tahun 2018, HASIL SENDIRI Rp250.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp231.599.000

D. SURAT BERHARGA Rp0

E. KAS DAN SETARA KAS Rp 317.927.668

F. HARTA LAINNYA Rp0

Sub Total Rp2.521.646.668

II. HUTANG Rp0

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan