Oleh sebab itu, Kholifi berpesan kepada peserta PKL Ansor Pamekasan agar mengatur ulang potensi-potensi dan bakat-bakat yang selama ini terpendam. Misalnya kader Ansor yang ahli dalam bidang ekonomi atau biasa dikenal dengan seorang sensing extrovert mereka akan expert dalam bidangnya.
“Alhamdulillah, semua peserta sudah mengetahui pontensi dan bakatnya. Tes STIFIn ini kami berikan secara cuma-cuma karena demi kemajuan NU masa depan dan untuk persiapan pengembangan potensi sumber daya Madura,” pungkasnya.






