“Turnamen menggunakan sistem gugur dan akan digelar mulai 21 Juli hingga 31 Agustus 2025. Pertandingan pembuka mempertemukan Bhayangkara FC melawan Pemkab Pamekasan,” jelas Rosyid.
Total hadiah yang diperebutkan dalam turnamen ini mencapai Rp50 juta. Juara pertama akan membawa pulang Rp20 juta, juara kedua Rp15 juta, sedangkan juara ketiga dan keempat masing-masing mendapat Rp5 juta.
Selain itu, panitia juga menyiapkan penghargaan khusus untuk top skor dan pemain terbaik, masing-masing senilai Rp2,5 juta.
Turnamen Bupati Cup Pamekasan 2025 tak hanya menjadi pentas bakat muda Madura, tetapi juga menjadi panggung penguatan nilai-nilai sportivitas, persatuan, dan persahabatan dalam semangat sepak bola.
Sebuah harapan besar lahir dari setiap peluit yang ditiup, dari setiap peluh yang jatuh di tanah lapang bahwa masa depan sepak bola Indonesia dimulai dari desa-desa seperti Lesong Daja ini.






