“Semoga yang kami lakukan ini menjadi amal ibadah,” doanya.
Pria yang akrab disapa Lora Jamal itu mengaku, bahwa ia menggerakkan yayasannya untuk melakukan gerakan khitan gratis tersebut, karena banyaknya anak yatim di Pamekasan yang tidak mempunyai seorang bapak dan keterbatasan biaya.
Sebab, menurut dia, untuk melakukan khitan terhadap anaknya, orang tua membutuhkan biaya sekitar Rp 300-500 ribu.
Sementara itu Abdul Bari ketua Forum Pemuda Tampojung Pregi (FPTP) Pamekasan menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah SWT atas terselenggaranya khitanan massal tersebut.





