Untuk menciptakan pengusaha yang handal, pria kelahiran Pamekasan, 02 April 1990 ini mencanangkan beberapa program dengan sistem pendekatan digitalisasi.
“Hipmi akan melakukan pendampingan dan sosialisasi baik pada pesantren maupun perguruan tinggi yang di Kabupaten Pamekasan,” katanya saat ditemui kediamannya di Komplek Yayasan Nurul Hidayah Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan. Minggu, (21/02/2021).
Dikatakan Dosen IAI Al-Khairat Pamekasan ini, dari 13 kecamatan di Pamekasan, ia sudah melakukan pemetaan untuk menjadi sasaran. Utamanya, untuk 333 pondok pesantren dan 17 perguruan tinggi di kabupaten Pamekasan.






