Selain itu, ia juga mengapreasi atas gerak cepat, TNI-POLRI, tim BPBD dan relawan yang langsung mengevakuasi dan membantu musibah ini. “Saya sangat apresiasi dengan petugas yang bekerja keras membantu evakuasi,” pungkasnya.
Untuk diketahui, asrama putri Ponpes Annidhoniyah tertimpa longsor. Rabu, (24/02/2021). Pukul 00.30 WIB.
Atas kejadian itu, Lima santriwati menjadi korban dan meninggal dunia (MD). Sementara, satu Korban Patah Tulang.
“Sekira pukul 00.30 WIB telah terjadi tanah longsor di Ponpes Annidhoniyah,” kata Iptu Togiman Kapolsek Pasean Pamekasan dalam rilis tertulisnya.
Saat itu, intensitas hujan cukup tinggi yang disertai angin kencang. sehingga mengakibatkan gerusan tanah yang terjal menjadi longsor dan menimpa bangunan Penginapan para santriwati.
“Ada sebanyak 47 orang dalam bangunan tersebut. Tetapi lima menjadi korban meninggal dunia,” ujarnya.
Berikut identitas korban jiwa meninggal dunia (MD)






