“Kami sangat mendukung, bagaimana ini nanti jika benar-benar ada dan dapat dikelola pemerintah kabupaten, maka akan otomatis memberikan dampak luar biasa bagi kemajuan kabupaten Pamekasan,” tuturnya.
Menurut KH. Kholilurrahman, semua pihak harus dilibatkan, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, instansi, kelompok masyarakat serta pemerintah agar bisa mengawal bersama-sama.
Mantan anggota DPRD Jawa Timur dan DPR RI ini mengingatkan, bahwa masyarakat Madura sangat sensitif. Sehingga, pola komunikasi dan kolaborasi harus betul-betul dijaga dengan baik.
“Semua pihak harus terlibat, jika nanti ada paparan, jadi saya libatkan instansi terkuat, tokoh masyarakat, tokoh agama serta kelompok masyarakat diundang, tidak boleh sampai mis komunikasi,” tandasnya.






