Pria yang saat ini menjadi ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) kabupaten Pamekasan menceritakan perjuangannya di dunia politik, bahwa untuk terjun ke dunia politik atas restu dari orang tuanya dan juga istrinya.
“Izin dan restu istri menjadi hal yang sangat penting. Saya slalu berembuk dan bermusyawarah dengan istri saat handak melakukan sesuatu. Karena ini kunci,” katanya.
Dikatakannya, bahwa dunia politik bukan hal yang baru bagi dia. Sebab, ia sudah lama berkecimpung di dunia politik. Hanya saja yang ikut kontestasi pada pemilu kemarin.
“Baru tahun ini yang direstui dan izinkan istri. Kalo sudah tidak diizinkan, ya memilih jalan lain,” ujarnya sambil lalu tersenyum.






