Tiga hal tersebut meliputi pengaktifan kembali kegiatan olahraga masyarakat, pelestarian serta pengembangan kesenian dan budaya lokal, serta penyelenggaraan hiburan dan event rakyat yang merata hingga ke desa-desa.
“Ketiganya akan terus didorong agar menjadi ruang ekspresi, prestasi, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, olahraga, kesenian, dan budaya bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi bagian penting dari identitas dan kebahagiaan masyarakat Pamekasan.
“Pemerintah berkomitmen menghidupkan kembali sektor-sektor tersebut di berbagai tempat dan desa sebagai wujud pemerataan pembangunan,” tandasnya.






