Menurut Ferry, pemerintah saat ini terus menyiapkan berbagai regulasi dan kebijakan yang mendukung lahirnya koperasi yang modern, profesional, produktif, dan memiliki daya saing tinggi. Transformasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas koperasi dalam menghadapi tantangan ekonomi sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
“Kami terus membangun ekosistem yang mendukung pertumbuhan koperasi agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Koperasi harus menjadi lembaga ekonomi yang sehat, dikelola secara profesional, memanfaatkan teknologi, serta mampu memberikan nilai tambah bagi anggotanya maupun masyarakat luas,” katanya.
Ferry juga menilai Pamekasan memiliki potensi ekonomi yang besar melalui sektor tembakau, industri rokok, serta keberadaan pelaku UMKM yang dapat diperkuat melalui model koperasi. Menurutnya, kolaborasi antara petani, pengusaha, dan koperasi akan menciptakan rantai usaha yang lebih efisien dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih merata.






