“Kami inginkan semua pihak di lingkungan IAIN Madura bisa memahami seluk beluk korupsi dan tindakan mengkorupsi anggaran negara,” katanya
Kosim juga menambahkan, saat ini IAIN Madura sedang menyusun kurikulum pembelajaran yang ingin memasukkan materi tentang pencegahan terhadap tindakan korupsi. Sebabnya, momentum tersebut sebagai tambahan referensi dalam perampungan penyusunan edukasi anti korupsi.
Sementara itu, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menjelaskan, ada beberapa hal yang bisa menyebabkan orang melakukan tindakan korupsi.






