Ia mengingatkan kembali terhadap para kepala sekolah, ada 3 hal yang tidak boleh main-main dalam mengarungi kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara.
Pertama, jangan main-main dalam urusan hubungan dengan sang kholiq, kedua dengan pendidikan, dan yang ketiga jangan main-main dalam mengurus keluarga, anak, istri, dan hubungan antar sesama.
“Jangan main-main di urusan ibadah, pendidikan, dan keluarga karena kalau main-main, generasinya akan menjadi generasi main-main,” tegasnya.
Baddrut Tamam juga menegaskan generasi masa depan bangsa Indonesia dan Pamekasan khususnya, menjadi tanggungjawab besar para pelaku pendidikan.






