Selain itu, Gubernur Khofifah menilai bahwa terselenggaranya Porseni NU ini, telah mampu menumbuhkan keterampilan hidup dan rasa cinta seni sebagai wahana yang efektif dalam memberikan pemahaman dan kehidupan beragama melalui pendekatan budaya kepada generasi muda.
“Saya menilai lomba ini sangat bermanfaat sebagai sarana untuk mengembangkan kemampuan para pelajar, mahasiswa dan santri NU dalam olahraga dan seni sekaligus menguatkan tali persaudaraan,” tutupnya.
KH Noor Shodiq Askandar, Manajer Kontingen PWNU Jatim mengatakan, kesuksesan ini adalah hasil kerja keras bersama mulai dari persiapan, pelaksanaan training center hingga pertandingan di Solo.
“Kesuksesan yang diraih Jatim ini adalah hasil kerja bersama seluruh pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung di dalam Porseni NU 2023. Ada atlet, pelatih, official, manajemen serta khususnya para kiai yang semuanya mendukung terhadap keberadaan kontingen Jawa Timur,” pungkasnya, saat penutupan Porseni NU 2023 di Gor Sritex Arena, Solo.Sabtu (21/1/2023).






