Wabup Sukriyanto Tunjukkan Kepedulian Sosial, Kunjungi Korban Puting Beliung di Palengaan Laok

  • Bagikan
Wakil Bupati Pamekasan, H. Sukriyanto meninjau lokasi terdampak angin puting beliung di Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Selasa (14/10/2025).

PAMEKASAN CHANNEL. Wakil Bupati Pamekasan, H. Sukriyanto meninjau lokasi terdampak angin puting beliung di Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Selasa (14/10/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Wabup Sukri mendatangi rumah warga yang rusak akibat bencana dan menyapa para korban secara langsung di dua lokasi berbeda.

Dengan penuh empati, ia memberikan semangat dan motivasi agar para korban tetap tabah menghadapi cobaan yang menimpa. Selain itu, ia juga menyerahkan bantuan sosial untuk meringankan beban warga yang terdampak.

BACA JUGA :  Resmi, Kades Bajur Abd Wakit Diperpanjang Masa Jabatannya

“Musibah ini adalah ujian dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Kita harus sabar dan tabah dalam menghadapinya. Pemerintah tentu tidak tinggal diam. Kami hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan perhatian dan bantuan yang layak,” ujar Wabup Sukriyanto saat memberikan keterangan kepada media di sela-sela kunjungan.

Sukriyanto menegaskan bahwa pemerintah daerah selalu berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, terutama ketika rakyatnya mengalami kesulitan atau tertimpa bencana. Ia juga mengapresiasi kerja cepat aparat desa, BPBD, dan relawan yang tanggap dalam membantu proses evakuasi serta pendataan korban.

BACA JUGA :  Rektor IAIN Madura Tutup dan Berikan Hadiah untuk Juara Dakwah Ramadan 2024

Ia dikenal sebagai sosok pemimpin yang lahir dari desa, H. Sukriyanto memang memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan masyarakat akar rumput. Sikapnya yang sederhana, rendah hati, dan mudah bergaul menjadikannya figur pemimpin yang tidak berjarak dengan rakyatnya.

BACA JUGA :  Taklukan Tim Lobhar, PBV Voltin Lolos ke Final Turnamen Voli Dandim Cup Pamekasan

Dalam setiap kesempatan, ia selalu menekankan pentingnya musyawarah dan gotong royong sebagai kekuatan utama masyarakat Pamekasan.

“Kita harus saling peduli, saling menguatkan, dan tetap bergandengan tangan. Insya Allah dengan kebersamaan, kita bisa bangkit dan memulihkan keadaan,” tambahnya penuh harap.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan