Insiden Kebakaran di Ponpes Panyepen Pamekasan, Tak Ada Korban Jiwa

  • Bagikan
Api yang berkobar menghanguskan sejumlah kamar santri laki-laki dan memicu kepanikan di lingkungan pesantren. Kebakaran terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. 

PAMEKASAN CHANNEL. Si jago merah melalap dua unit bangunan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyepen, Desa Poto’an Laok, Kecamatan Palengaan, Pamekasan Jum’at (6/2/2026) malam.

Api yang berkobar menghanguskan sejumlah kamar santri laki-laki dan memicu kepanikan di lingkungan pesantren. Kebakaran terjadi sekitar pukul 21.00 WIB.

Beruntung dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa.

Api dengan cepat membesar dan melalap beberapa kamar santri, sehingga para penghuni berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.

BACA JUGA :  Kapolres Pamekasan AKBP Dani Terima Penghargaan sebagai Pimpinan Institusi Peduli Kebebasan Pers

Warga setempat pesantren juga berdatangan untuk membantu proses evakuasi dan pemadaman awal secara manual dengan menyiram dengan air.

Kasatpol PP Pamekasan, M. Yusuf Wibisono, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya menyampaikan bahwa setelah menerima laporan, pihaknya langsung mengerahkan tim gabungan untuk terjun ke lokasi.

“Kami segera menerjunkan petugas Pemadam Kebakaran Satpol PP bersama FRPB dan BPBD Pamekasan ke lokasi untuk memadamkan api,” ucap Yusuf

BACA JUGA :  Adu Moncong Mobil vs Sepeda di Pamekasan, Pemuda Asal Sumenep Tewas

Kata dia, petugas bekerja cepat dan terkoordinasi untuk mengendalikan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan pesantren lainnya.

Upaya pemadaman dilakukan dengan mengerahkan armada pemadam kebakaran dan peralatan pendukung, mengingat api sempat membesar dan berpotensi meluas.

Saat proses pemadaman berlangsung, tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Namun, sejumlah kamar santri dilaporkan rusak berat akibat dilalap si jago merah.

BACA JUGA :  Dokkes Polres Cek Kesehatan Warga Terdampak Bencana Alam di Pasean Pamekasan

Para santri sementara dipindahkan ke area aman untuk menghindari risiko lanjutan.

Terkait penyebab kebakaran, Yusuf menyatakan masih dalam tahap penanganan dan penyelidikan.

“Penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Saat ini fokus utama kami adalah memastikan api benar-benar padam dan situasi aman,” tukasnya.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan