Hasilnya, mendapatkan sebuah kesepakatan sebanyak 50 juta batang rokok akan dikirim ke dua negara tujuan, yakni Filipina dan Maladewa.
Langkah ini bukan sekadar transaksi dagang, melainkan bagian dari upaya memperluas jangkauan produk lokal ke pasar internasional yang lebih kompetitif.
“Kami sudah melakukan pembahasan dan kolaborasi untuk ekspor ini. Pembahasan dilakukan di Plaza Indonesia,” ujar Hj. Vina Haq.






