Sepanjang jalan dari Arek Lancor Pamekasan hingga kantor DPRD, massa aksi melakukan orasi sepanjang jalan secara bergantian.
“HMI menolak dengan tegas kenaikan BBM bersubsidi yang saat ini sedang direncanakan oleh pemerintah,” kata Fathorrahman ketua Umum HMI Pamekasan.
Ia mengaku kebijakan itu menyengsarakan masyarakat di tengah-tengah kebangkitan setelah pandemi Covid-19.
Pihaknya juga menolak rencana kenaikan tarif dasar listrik karena dinilai hanya sebagai penambah beban bagi rakyat miskin.






