PAMEKASAN. Banyak petani mengeluhkan terkait dengan kelangkaan pupuk bersubsidi menjelang musim tanam.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Himpunan Kerukunan Tani (HKTI) wilayah Kabupaten Pamekasan, H. Nasir. Menurutnya keluhan petani soal kelangkaan pupuk masih belum teratasi dengan baik.
“Sekarang masih terus terjadi kelangkaan pupuk tersebut, padahal sesuai dengan informasi yang kami serap, di RDKK dari mulai Januari sampai ke Desember itu kuota pupuk untuk setiap kelompok tani kurang lebih 10 sampai 20 ton, kurang lebih begitu,” jelas H Nasir.






