Ia berharap banyak potensi wisata yang berkembang setelah Bandara Trunojoyo diaktifkan.
Mulai 2016 lalu, Ditjen Perhubungan Udara terus mengembangkan bandara yang dikelola Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kementerian Perhubungan.
Saat ini, runway bandara mencapai 1.600 meter x 30 meter dan bisa digunakan untuk pendaratan pesawat jenis ATR-72.
Bandara Trunojoyo juga telah memiliki gedung terminal baru seluas 3.600 meter persegi dengan kapasitas 129 ribu penumpang per tahunnya.
Bandara dilengkapi standar keselamatan yang mumpuni serta digunakan oleh beberapa sekolah penerbangan, seperti Merpati Pilot School, BP3 Banyuwangi Kemenhub, Nusa Flying Internasional, Aviatera, Global Aviation, dan Bali International Flight Academy.






